MATERI KELAS 7 TENTANG PEMBENTUKAN KARAKTERISTIK BUDAYA (KEBIASAAN) MASYARAKAT DAERAH

 Idendtitas

Nama Guru

:

Dimas Syamsi Pratama, S.Pd

Mata Pelajaran

:

Ilmu Pengetahuan Sosial

Hari/Tanggal

:

Senin, 02 November  2026

Fase/Kelas

:

D / 7D

Judul Materi

:

  Pembentukan Karakteristik Budaya (Kebiasaan) Masyarakat Daerah

Pertemuan ke -

:

16

 

Capaian Pembelajaran

:

Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu Peserta didik mampu mengklasifikasikan Pembentukan Karakteristik Budaya (Kebiasaan) Masyarakat Daerah

 

Tuj)uan Pembelajaran

:

Peserta didik dapat mengidentifikasi Pembentukan Karakteristik Budaya (Kebiasaan) Masyarakat Daerah


ü Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik diajak mengamati secara saksama (observasi sadar) melalui media gambar, video, atau teks mengenai aktivitas warga di dataran rendah dan pesisir, lalu diminta menuliskan atau mengungkapkan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan tanpa tergesa-gesa menilai.

ü Meaningfull (Bermakna)

:

Pembelajaran dikaitkan langsung dengan konteks kehidupan nyata peserta didik di lingkungan sekitar atau daerah tempat tinggal mereka (misalnya apa saja peninggalan kehidupan masyarakat atau manusia purba di sekitarnya).

ü Joyful

(Menyenangkan)

:

Suasana kelas dibuat gembira melalui metode permainan tebak profesi berdasarkan ciri-ciri lingkungan kerja di dataran rendah atau pesisir, sehingga peserta didik antusias dan aktif berpartisipasi tanpa tekanan.

AlurnTujuan Pembelajaran

 

 

Tahap 1: Eksplorasi Konsep Karakteristik Wilayah

:

Peserta didik mampu mengenali dan membedakan zaman atau masa Pra Aksara


Tahap 2: Pengenalan Jenis Pekerjaan Berdasarkan Wilayah)

 

:

Peserta didik mampu menghubungkan kondisi geografis suatu wilayah dengan Zaman Pra Aksara.

Tahap 3: Analisis Komparatif dan Identifikasi Komprehensif

:

 Peserta didik dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan menyimpulkan karakteristik serta keterkaitan jenis pekerjaan penduduk di dataran rendah dan pesisir secara utuh.  Indikator Ketercapaian: Peserta didik mampu menjelaskan secara komprehensif mengapa karakteristik suatu wilayah menentukan jenis pekerjaan penduduknya melalui contoh konkret.

 

Materi

Pembentukan Karakteristik Budaya (Kebiasaan) Masyarakat Daerah

Dalam ilmu sosiologi, kebudayaan terdiri atas sistem citacita, nilai-nilai, kepercayaan, pengetahuan, dan adat istiadat yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya di dalam suatu masyarakat. Keunikan ini dapat diterima oleh anggota masyarakatnya sendiri. Hal ini merupakan sesuatu yang alami. Akan tetapi, ketika seseorang berhadapan dengan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaannya sendiri, orang tersebut mungkin akan mengalami guncangan budaya (culture shock). Guncangan budaya adalah disorientasi yang dirasakan orang ketika mereka menghadapi budaya yang sangat berbeda dari budaya mereka sendiri. Disorientasi cenderung membuat orang mengalami kebingungan dan kecemasan.

 Daerah Kebudayaan merupakan suatu konsep yang sangat luas sekali. Kebudayaan dalam kacamata sosiologi adalah ide-ide, keyakinan, perilaku sehari-hari, dan produk-produk umum yang diciptakan dan digunakan bersama. Singkatnya, kebudayan adalah segala sesuatu yang tercipta dan dimiliki  oleh seorang manusia pada saat berinteraksi secara bersama-sama. Kebudayaan membentuk individu untuk memandang dunia dengan caranya.

Budaya sangat bervariasi di seluruh dunia. Kita mengenal budaya industri Barat, budaya Timur Tengah, sampai budaya Korea Selatan. Cara-cara hidup ma sing-masing budaya seringkali tampak “normal” dan seringkali “lebih baik” bagi sebagian orang. Namun, kebudayaan lain yang berbeda terdapat di seluruh permukaan bumi yang nampak “normal” atau “lebih baik” untuk sebagian besar orang lain.

Kebudayaan yang berbeda-beda dapat berakibat culture shock, atau gagap dalam menghadapi keadaan situasi dan cara-cara hidup sehari-hari yang tidak biasa. Hampir setiap perilaku manusia dipelajari, mulai dari berbelanja, menikah, cara mengungkapan pe-rasaan, sampai cara mendidik anak



Bagi seseorang yang dibesarkan di Sumatra bagian barat, adat istiadat pernikahan sebuah keluarga dari Jawa bagian tengah atau timur mungkin tampak aneh atau  bahkan salah. Sebaliknya, seseorang dari keluarga tradisional di pesisir Pulau Sulawesi akan memiliki gagasan yang berbeda dalam mengasuh anak jika dibandingkan dengan keluarga di perbukitan pedalaman Pulau Papua

Dengan kata lain, cara pandang orang terhadap pernikahan dan  pengasuhan anak sangat bergantung pada apa yang telah diajarkan kepada mereka. Perilaku berdasarkan adat istiadat yang dipelajari merupakan sesuatu yang dianjurkan. Mengenal aturan-aturan dalam adat istiadat yang tidak tertulis dapat membantu individu-inidividu merasa aman dan “normal”. Individu-individu banyak menginginkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan percaya diri bahwa suatu perilaku dari mereka tidak dapat diganggu. Namun, tindakan-tindakan yang terlihat sederhana seperti pergi ke tempat kerja membuktikan banyak kesopanan budaya.

Assesment

1. Dalam ilmu sosiologi, kebudayaan terdiri dari..

2.Jelaskan yang dimaksud dengan culture shock..

Refrensi

https://kids.grid.id/read/474162514/pembentukan-karakteristik-budaya-kebiasaan-masyarakat-daerah-materi-ips-kelas-vii-smp?page=2


Komentar

  1. Nama:Abi yoso
    Kelas:7d
    Jawaban:
    1.Dalam ilmu sosiologi, kebudayaan terdiri atas sistem citacita, nilai-nilai, kepercayaan, pengetahuan, dan adat istiadat yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya di dalam suatu masyarakat. Keunikan ini dapat diterima oleh anggota masyarakatnya sendiri. Hal ini merupakan sesuatu yang alami. Akan tetapi, ketika seseorang berhadapan dengan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaannya sendiri, orang tersebut mungkin akan mengalami guncangan budaya (culture shock). Guncangan budaya adalah disorientasi yang dirasakan orang ketika mereka menghadapi budaya yang sangat berbeda dari budaya mereka sendiri. Disorientasi cenderung membuat orang mengalami kebingungan dan kecemasan.

    2.Kebudayaan yang berbeda-beda dapat berakibat culture shock, atau gagap dalam menghadapi keadaan situasi dan cara-cara hidup sehari-hari yang tidak biasa. Hampir setiap perilaku manusia dipelajari, mulai dari berbelanja, menikah, cara mengungkapan perasaan, sampai cara mendidik anak.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI KELAS 7 " Berkenalan dengan Alam"

MATERI KELAS 8 " Interaksi Bangsa Asing Di Masa Lalu"

MATERI KELAS 7 " Berkenalan dengan Alam"