MATERI KELAS 8 " Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi" "
Idendtitas
Nama Guru | : | Dimas Syamsi Pratama |
Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Sosial |
Hari/Tanggal | : | Rabu, 09 September 2026 |
Fase/Kelas | : | D / 8 A |
Judul Materi | : | Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi. |
Pertemuan ke - | : | 16 |
Capaian Pembelajaran | : | Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu menjelaskan Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi
|
Tujuan Pembelajaran | : | Peserta didik dapat Mendefinisikan Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi.
|
ü Mindfull (Berkesadaran) | : | Peserta didik secara berkesadaran melakukan refleksi singkat atau teknik stop-sejenak (hening) untuk Menjelaskan Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi.
|
ü Meaningfull (Bermakna) | : | Peserta didik secara bermakna tidak sekadar mengetahui Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi tetapi mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari (misal: pentingnya mengetahui bagaimana cara berdagang yang baik).
|
ü Joyful (Menyenangkan) | : | Peserta didik secara menyenangkan dilakukan melalui gim kelompok, pembuatan peta konsep kreatif, atau gallery walk hasil analisis Perdagangan Nusantara Awal Masehi. |
Alurn Tujuan Pembelajaran
|
| |
Tahap 1: Mengidentifikasi dan Memahami (Fase Pengenalan) | : | Pada tahap ini, Peserta didik mampu mengenali dan mengidentifikasi Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi . |
Tahap 2: Menganalisis dan Menghubungkan (Fase Pemahaman Mendalam)
| : | Peserta didik mampu menganalisis Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi |
Tahap 3: Merefleksikan dan Mengaplikasikan (Fase Penerapan) | : | Tahap akhir, Peserta didik mampu menghubungkan dan menyimpulkan relevansi Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi tersebut dalam menjawab tantangan krisis lingkungan masa kini. (Membuat karya tulis ringkas, poster, atau presentasi yang menyimpulkan pentingnya kearifan lokal dalam menjaga kelestarian mata air/hutan di era modern.) |
MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Sebelum kita menyelami materi, mari kita tenangkan pikiran, satukan niat, dan bernapas perlahan. Kita hadir sepenuhnya di ruang kelas ini.
1. Al-Khaliq (الخَالِقُ) – Allah Maha Pencipta
Pada awal Masehi, Nusantara memiliki kondisi alam yang sangat beragam. Indonesia memiliki laut yang luas, tanah yang subur, hutan, serta menghasilkan berbagai komoditas seperti rempah-rempah, hasil hutan, dan hasil pertanian. Keberagaman sumber daya tersebut merupakan bagian dari ciptaan Allah SWT. Menyadari bahwa kekayaan alam Nusantara adalah ciptaan Allah dan Mensyukuri keberagaman alam Indonesia serta Menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab.
2. Al-Malik (الْمَلِكُ) – Allah Maha Merajai/Memiliki Kekuasaan
Perdagangan pada awal Masehi mendorong munculnya pusat-pusat perdagangan dan kerajaan di Nusantara. Wilayah yang berada di jalur perdagangan menjadi tempat bertemunya para pedagang dari berbagai daerah dan bangsa. Penguasa memiliki peran dalam mengatur wilayah, keamanan, pelabuhan, dan kegiatan perdagangan.
Namun, kekuasaan manusia tetap terbatas karena Allah adalah Al-Malik, pemilik kekuasaan yang sebenarnya. Menggunakan kekuasaan dengan amanah dan Menghargai aturan dalam kegiatan perdagangan serta Tidak menyalahgunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.
3. Ar-Razzaq (الرَّزَّاقُ) – Allah Maha Pemberi Rezeki
Kaitan dengan materi: Perdagangan Nusantara berkembang karena adanya perbedaan potensi dan kebutuhan antarwilayah. Daerah penghasil rempah-rempah dapat menukarkan barangnya dengan barang yang tidak tersedia di wilayahnya.
Pedagang memperoleh keuntungan melalui aktivitas perdagangan. Namun, dalam perspektif Islam, rezeki pada hakikatnya berasal dari Allah SWT, sedangkan perdagangan merupakan salah satu bentuk ikhtiar manusia.
Materi
A. Pengertian Perdagangan Nusantara pada Awal Masehi
Perdagangan Nusantara pada awal Masehi adalah kegiatan pertukaran barang dan jasa yang dilakukan oleh masyarakat di berbagai wilayah Nusantara serta dengan bangsa-bangsa lain melalui jalur darat dan terutama jalur laut.
Letak Nusantara yang berada di antara Benua Asia dan Australia serta Samudra Hindia dan Samudra Pasifik menjadikannya berada pada posisi yang strategis dalam jaringan perdagangan dunia.
Perdagangan ini semakin berkembang karena Nusantara memiliki berbagai sumber daya alam yang dibutuhkan oleh masyarakat dari wilayah lain.
B. Mengapa Perdagangan Nusantara Berkembang?
Ada beberapa faktor yang mendorong berkembangnya perdagangan pada awal Masehi.
1. Letak Geografis yang Strategis 🌏
Nusantara terletak di antara dua benua dan dua samudra. Posisi tersebut membuat wilayah Nusantara menjadi tempat persinggahan kapal-kapal yang melakukan perjalanan perdagangan.
Beberapa wilayah yang berkembang menjadi pusat perdagangan berada di sekitar selat dan pelabuhan.
2. Kekayaan Sumber Daya Alam 🌿
Nusantara memiliki berbagai komoditas yang bernilai tinggi, terutama:
Cengkih
Pala
Kayu cendana
Kapur barus
Hasil hutan
Emas
Hasil pertanian
Hasil laut
Komoditas tersebut dipertukarkan dengan barang dari wilayah lain.
3. Perbedaan Kebutuhan Antarwilayah
Tidak semua daerah menghasilkan barang yang sama. Daerah penghasil rempah-rempah membutuhkan barang tertentu dari wilayah lain.
Perbedaan tersebut mendorong terjadinya pertukaran barang atau perdagangan.
4. Kemajuan Teknologi Pelayaran ⛵
Masyarakat Nusantara memiliki kemampuan dalam pelayaran dan pembuatan kapal. Pengetahuan tentang angin musim (monsun) juga membantu para pelaut menentukan waktu perjalanan.
C. Jalur Perdagangan Nusantara
Pada awal Masehi, perdagangan Nusantara banyak dilakukan melalui jalur maritim.
Pedagang dari berbagai wilayah melakukan perjalanan melalui:
India → Selat Malaka → Nusantara → Cina
Sebaliknya, barang dari Cina dan wilayah Asia lainnya juga dapat masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan laut.
Selat-selat penting seperti Selat Malaka menjadi jalur yang sangat strategis karena menghubungkan wilayah perdagangan di Samudra Hindia dengan kawasan Asia Tenggara dan Laut Cina Selatan.
Assement
1. Jelaskan 3 Faktor yang membuat Perdagangan Nusantara Pada Awal Masehi dapat berkembang dengan pesat !
2. Bagaimana Pengaruh Perdagangan dengan bangsa India dan Cina Terhadap Kehidupan Nusantara Pada Awal Masehi. Jelaskan?
Kesimpulan Materi
Perdagangan Nusantara pada awal Masehi berkembang karena letak geografis yang strategis, kekayaan sumber daya alam, perbedaan kebutuhan antarwilayah, serta kemampuan pelayaran.
Perdagangan menyebabkan Nusantara terhubung dengan berbagai wilayah di Asia. Hubungan tersebut tidak hanya menghasilkan pertukaran barang, tetapi juga mendorong perkembangan kerajaan, pelabuhan, teknologi, agama, bahasa, dan kebudayaan.
“Perdagangan bukan hanya tentang pertukaran barang, tetapi juga tentang pertukaran pengetahuan, budaya, dan peradaban.”

Nama: Adera haadii gunar
BalasHapusKelas: 8a
Jawaban
1. Letak Geografis Strategis: Berada di antara India dan Cina, Selat Malaka jadi rute alternatif utama saat Jalur Sutra darat terganggu.
Kekayaan Alam: Komoditas unggulan seperti rempah-rempah (cengkih, pala), hasil hutan (kapur barus), dan emas sangat dicari pasar dunia.
Kemampuan Bahari: Pelaut lokal mahir memanfaatkan angin muson dan punya teknologi kapal cadik yang tangguh.
2. Politik: Sistem kesukuan berubah jadi kerajaan bercorak Hindu-Buddha (konsep dewaraja).
Budaya & Aksara: Masuknya huruf Pallawa, bahasa Sanskerta, arsitektur candi, dan seni dari India-Cina.
Agama: Agama Hindu dan Buddha menyebar pesat di Nusantara.
Sosial-Ekonomi: Pelabuhan pesisir berkembang jadi kota perdagangan, muncul pemukiman asing, dan mata uang mulai digunakan.
Nama: Delicia Artha
BalasHapusKelas: 8a
Nomor absen: 14
jawaban
1. • letak nusantara yang strategis, karena berada di jalur perdagangan antara india dan cina.
• kekayaan sumber daya alam, seperti rempah-rempah dan hasil hutan yang banyak diminati bangsa lain.
• adanya angin muson, yang membantu kapal-kapal berlayar dari satu wilayah ke wilayah lain.
2. perdagangan membawa pengaruh besar dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dan agama. masyarakat nusantara mulai mengenal kebudayaan india dan cina, seperti agama hindu-buddha, bahasa, seni, sistem pemerintahan, serta teknologi. kegiatan perdagangan juga membuat kehidupan ekonomi masyarakat semakin berkembang.
nama air nakhla ozora
BalasHapuskelas 8A
jawaban :
1.)
a. letak geografis yg strategis. nusantara terletak di antara 2 benua dan 2 samudra posisi tersebut wilayah nusantara menjadi persinggahan kapal" bangsa asing
b. kekayaan sumber daya alam. seperti cengkeh,pala,kayu cendana,kapur barus,jasil hutan,emas,hasil pertanian,dan hasil laut
c. perbedaan kebutuhan antarwilayah. tidak semua daerah menghasilkan barang yg sama. penghasilan rempah" membutuh kan barang tertentu di wilayah lain.perbedaan tersebut mendorong terjadinyapertukaran barang.
2.)
barang perdagangan dari cina akan masuk ke nusantara
melalui jalur laut menjadikan nusantara menjadi jalur yang sangat strategis. nusantara juga akan mulai mengenal kebudayaan india dan cina.
Nama : Naillah Shafa Fahira
BalasHapusKelas : 8A
No Absen : 26
Jawaban ;
1. • Letak Geografis Strategis: Nusantara ada di jalur silang perdagangan antara India dan Cina, terutama Selat Malaka.
• Pemanfaatan Angin Muson: Kapal dagang harus nunggu perubahan angin berbulan-bulan, bikin pelabuhan Nusantara ramai jadi tempat transit.
• Kekayaan Alam: Nusantara punya barang yang dicari dunia kaya rempah-rempah (cengkih, pala), kapur barus, dan kayu cendana.
2.• Bidang Politik: Sistem pemerintahan berubah dari kepala suku jadi sistem kerajaan bercorak Hindu-Buddha.
• Bidang Agama: Masuknya ajaran Hindu dan Buddha yang membaur sama kepercayaan lokal.
• Bidang Kebudayaan: Mulai kenal bahasa Sanskerta, aksara Pallawa, seni candi, dan kisah sastra.
• Bidang Sosial Ekonomi: Muncul kota-kota pelabuhan dan masyarakat pesisir jadi lebih terbuka sama pedagang asing.
Nama:Alfisya Shafira Vinanda
BalasHapusKelas: 8a
Absen: 7
Jawaban:
1. Tiga faktor yang membuat perdagangan Nusantara pada awal Masehi berkembang pesat:
-Letak Nusantara strategis, berada di antara jalur perdagangan India dan Cina.
-Kaya akan sumber daya alam, seperti rempah-rempah, hasil hutan, dan hasil laut.
-Kemajuan pelayaran, sehingga masyarakat Nusantara mampu melakukan perdagangan antarpulau maupun dengan bangsa lain.
2. Pengaruh perdagangan dengan bangsa India dan Cina terhadap kehidupan Nusantara:
Perdagangan dengan India dan Cina membawa banyak perubahan, seperti masuknya agama Hindu-Buddha, perkembangan kerajaan, bahasa dan tulisan, seni budaya, serta teknologi. Selain itu, perdagangan juga membuat kehidupan ekonomi masyarakat Nusantara semakin berkembang.
nama: Hafidz Al Habsyi Kusuma Mubarok
BalasHapuskelas: 8A
absen: 18
jawaban:
1. Letak geografis Nusantara yang strategis, kekayaan sumber daya alam, dan kemampuan masyarakat dalam berlayar.
2. Perdagangan dengan India dan Cina membawa pengaruh berupa masuknya agama Hindu-Buddha, bahasa, tulisan, teknologi, seni, dan kebudayaan. Selain itu, perdagangan juga mendorong berkembangnya kerajaan dan pelabuhan di Nusantara.
Nama:Muhammad Fadil Zahlan
BalasHapusKelas:8A
No absen:21
Jawab:
1. Tiga faktor yang membuat perdagangan Nusantara pada awal Masehi berkembang pesat:
-Letak Nusantara strategis, berada di antara jalur perdagangan India dan Cina.
-Kaya akan sumber daya alam, seperti rempah-rempah, hasil hutan, dan hasil laut.
-Kemajuan pelayaran, sehingga masyarakat Nusantara mampu melakukan perdagangan antarpulau maupun dengan bangsa lain.
2. Pengaruh perdagangan dengan bangsa India dan Cina terhadap kehidupan Nusantara:
Perdagangan dengan India dan Cina membawa banyak perubahan, seperti masuknya agama Hindu-Buddha, perkembangan kerajaan, bahasa dan tulisan, seni budaya, serta teknologi. Selain itu, perdagangan juga membuat kehidupan ekonomi masyarakat Nusantara semakin berkembang.
NAMA: ALZAM WISTARA
BalasHapusKELAS:8A
ABSEN:9
1. Tiga Faktor Perkembangan Perdagangan Nusantara Awal Masehi
- Letak strategis: Terletak di jalur pelayaran perdagangan dunia antara Timur dan Barat
- Kekayaan alam: Menghasilkan barang dagangan berharga seperti rempah-rempah
- Kemajuan teknologi pelayaran: Kapal dan pengetahuan angin muson memudahkan pelayaran
2. Pengaruh Perdagangan dengan India dan Cina
•Agama & Budaya: Masuknya agama Hindu, Buddha, dan kemudian Islam; pengaruh seni arsitektur, tulisan, dan bahasa
•Ekonomi: Bertambahnya jenis barang dagangan dan berkembangnya pelabuhan-pelabuhan penting
•Pengetahuan: Pertukaran ilmu pengetahuan, kalender, dan cara pembuatan benda kerajinan
Akbar satria ramadhan 8a
BalasHapusNo absen 6
Jawab:1. 3 faktor perdagangan Nusantara berkembang pesat pada awal Masehi:
Letak Nusantara strategis di jalur perdagangan India dan Cina.
Memiliki hasil bumi dan rempah-rempah yang banyak diminati.
Kemajuan pelayaran dan angin muson memudahkan perjalanan antarpulau dan antarnegara.
2. Pengaruh perdagangan dengan India dan Cina:
Masuknya agama Hindu-Buddha dan berkembangnya kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha.
Terjadi pertukaran budaya, bahasa, seni, dan teknologi.
Nusantara semakin ramai dan berkembang sebagai pusat perdagangan internasional.
Nama : Devi Damai Yanti Suwarno
BalasHapuskelas : 8A
jawaban:
1.Letak Nusantara yang strategis
Nusantara berada di jalur perdagangan antara India dan Cina
- Kekayaan hasil alam
Nusantara memiliki banyak barang dagangan yang diminati, seperti rempah-rempah, emas, kayu, dan hasil bumi lainnya
- Kemajuan pelayaran dan perdagangan
Masyarakat Nusantara sudah memiliki kemampuan berlayar dan memanfaatkan angin muson untuk melakukan perdagangan
2.Perdagangan dengan India dan Cina membawa pengaruh besar dalam bidang agama, budaya, bahasa, seni, teknologi, dan pemerintahan. Dari India masuk agama Hindu dan Buddha, sedangkan hubungan dengan Cina memengaruhi perdagangan, kebudayaan, serta perkembangan ekonomi masyarakat Nusantara. Selain itu, muncul kerajaan-kerajaan yang berkembang karena kegiatan perdagangan
nama: Rajha Abrar Putra
BalasHapuskelas: 8A
absen: 27
1.
-Letak strategis — di jalur perdagangan India–Cina, jadi tempat persinggahan utama.
-Kekayaan alam — rempah-rempah, kayu cendana, emas, sangat dicari dunia.
- Kemampuan pelayaran — menguasai teknologi kapal dan memanfaatkan angin muson.
2.
- Agama & kepercayaan: Masuknya Hindu, Buddha, dan pengaruh ajaran Cina.
- Sistem pemerintahan: Dari kepala suku → kerajaan, raja sebagai pemimpin tertinggi.
- Budaya & ilmu: Masuknya bahasa Sanskerta, aksara, seni bangunan, kalender, dan teknologi pertanian.
- Ekonomi: Perdagangan meluas ke internasional, muncul pusat perdagangan dan kerajaan besar seperti Sriwijaya.
nama : Alifah nur Afifah
BalasHapuskelas : 8A
absen : 8
1 . 3 faktor nya adalah
- karna Indonesia di lokasi yang strategis karena berada di jalur perdagangan cina dan india
- kekayaan sumber daya alam, seperti rempah rempah, cengkeh, dan kapur Barus
- karna berkembang nya kemajuan pelayaran masyarakat nusantara mampu melakukan perdagangan antar pulau
2 . pengaruh perdagangan cina dan india adalah masuknya budaya Hindu dan Buddha, masuknya bahasa, tulisan, dan seni dan kebudayaan
nama; muhammad faiq fahdlur rohman
BalasHapuskelas: 8A
No absen:20
JAWABAN:
1.1)letak geografis yang strategis
2)kekayaan sumber daya alam
3)perbedaan kebutuhan antar wilayah
4)kemajuan teknologi pelayaran
2.
-agama & kepercayaan: masuknya hindu, dan pengaruh ajaran cina.
-sistem pemerintahan:dari kepala suku -- kerajaan,raja sebagai pemimpin tertinggi
-budaya & ilmu: masuknya bahasa sanssekerta,aksara,seni bangunan, dan teknologi pertanian
-ekonomi: perdagangan meluas ke internasional, muncul pusat pedagangan dan kerajaan besar seperti sriwijaya.
Nama:Muhammad Satria Yustisio
BalasHapusKelas :8A
Jawaban:
1.
-Letak geografis yang strategis
-Rempah-rempah
-Kemajuan teknologi pelayaran
2.
Perdagangan membuat wilayah Nusantara menjadi jalur perdagangan penting antara India dan Cina.
Masyarakat Nusantara memperoleh barang baru seperti kain, keramik, rempah-rempah, dan logam.
Pelabuhan-pelabuhan di Nusantara berkembang menjadi pusat perdagangan.
Masuknya pengaruh budaya India membawa perubahan dalam seni, bahasa, tulisan, dan sistem pemerintahan.
Muncul penggunaan bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa yang kemudian digunakan dalam prasasti kerajaan-kerajaan awal Nusantara.
Bidang agama
Dari India masuk agama Hindu dan Buddha, yang kemudian berkembang di Nusantara.
Pengaruh ini terlihat dari berdirinya kerajaan bercorak Hindu-Buddha seperti Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya.
Masyarakat Nusantara mulai mengenal sistem kerajaan, raja, dan aturan pemerintahan yang dipengaruhi budaya India.
Hubungan dengan Cina juga mempererat hubungan diplomatik dan perdagangan antarwilayah.
nama: Atiqa Zahra Ratifa A.
BalasHapuskelas: 8A
jawaban:
1.
a. letak nusantara yang strategis, karena berada di jalur perdagangan antara india dan cina.
b. kekayaan sumber daya alam, seperti rempah-rempah dan hasil hutan yang banyak diminati bangsa lain.
c. adanya angin muson, yang membantu kapal-kapal berlayar dari satu wilayah ke wilayah lain.
2.perdagangan membawa pengaruh besar dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dan agama. masyarakat nusantara mulai mengenal kebudayaan india dan cina, seperti agama hindu-buddha, bahasa, seni, sistem pemerintahan, serta teknologi. kegiatan perdagangan juga membuat kehidupan ekonomi masyarakat semakin berkembang.
Nama : Afika
BalasHapusKelas : 8A
No Absen : 2
Jawaban ;
1. • Letak Geografis Strategis: Nusantara ada di jalur silang perdagangan antara India dan Cina, terutama Selat Malaka.
• Pemanfaatan Angin Muson: Kapal dagang harus nunggu perubahan angin berbulan-bulan, bikin pelabuhan Nusantara ramai jadi tempat transit.
• Kekayaan Alam: Nusantara punya barang yang dicari dunia kaya rempah-rempah (cengkih, pala), kapur barus, dan kayu cendana.
2.• Bidang Politik: Sistem pemerintahan berubah dari kepala suku jadi sistem kerajaan bercorak Hindu-Buddha.
• Bidang Agama: Masuknya ajaran Hindu dan Buddha yang membaur sama kepercayaan lokal.
• Bidang Kebudayaan: Mulai kenal bahasa Sanskerta, aksara Pallawa, seni candi, dan kisah sastra.
• Bidang Sosial Ekonomi: Muncul kota-kota pelabuhan dan masyarakat pesisir jadi lebih terbuka sama pedagang asing.
Nama : reksa bima putra hamdi
BalasHapusKelas : 8A
No Absen : 28
Jawaban ;
1. • Letak Geografis Strategis: Nusantara ada di jalur silang perdagangan antara India dan Cina, terutama Selat Malaka.
• Pemanfaatan Angin Muson: Kapal dagang harus nunggu perubahan angin berbulan-bulan, bikin pelabuhan Nusantara ramai jadi tempat transit.
• Kekayaan Alam: Nusantara punya barang yang dicari dunia kaya rempah-rempah (cengkih, pala), kapur barus, dan kayu cendana.
2.• Bidang Politik: Sistem pemerintahan berubah dari kepala suku jadi sistem kerajaan bercorak Hindu-Buddha.
• Bidang Agama: Masuknya ajaran Hindu dan Buddha yang membaur sama kepercayaan lokal.
• Bidang Kebudayaan: Mulai kenal bahasa Sanskerta, aksara Pallawa, seni candi, dan kisah sastra.
• Bidang Sosial Ekonomi: Muncul kota-kota pelabuhan dan masyarakat pesisir jadi lebih terbuka sama pedagang asing
nama : Zaskia Aqueena Athaya
BalasHapusklas : 8A
absen : 29
1. • Letak Nusantara strategis di jalur perdagangan India dan Cina.
•Angin muson memudahkan pelayaran.
•Banyak menghasilkan barang dagangan, seperti rempah-rempah, kapur barus, dan hasil hutan.
2.Ekonomi: Pelabuhan dan kerajaan dagang berkembang.
Budaya: Masuknya agama Hindu-Buddha, bahasa Sanskerta, dan aksara Pallawa.
Teknologi: Masyarakat mengenal teknik pelayaran, pembuatan kapal, dan keramik.
Nama: m Iqbal al hafizh
BalasHapusKelas: 8A
Jawaban:
1. Letak Geografis Strategis: Berada di antara India dan Cina, Selat Malaka jadi rute alternatif utama saat Jalur Sutra darat terganggu.
Kekayaan Alam: Komoditas unggulan seperti rempah-rempah (cengkih, pala), hasil hutan (kapur barus), dan emas sangat dicari pasar dunia.
Kemampuan Bahari: Pelaut lokal mahir memanfaatkan angin muson dan punya teknologi kapal cadik yang tangguh.
2. Politik: Sistem kesukuan berubah jadi kerajaan bercorak Hindu-Buddha (konsep dewaraja).
Budaya & Aksara: Masuknya huruf Pallawa, bahasa Sanskerta, arsitektur candi, dan seni dari India-Cina.
Agama: Agama Hindu dan Buddha menyebar pesat di Nusantara.
Sosial-Ekonomi: Pelabuhan pesisir berkembang jadi kota perdagangan, muncul pemukiman asing, dan mata uang mulai digunakan.
Nama:Askana sausan R
BalasHapusKelas:8A
Jawaban
1.Kekayaan Sumber Daya Alam, Kemampuan Pelayaran yang Maju, Letak Geografis Strategis
--
2.Perkembangan Agama dan Budaya,Lahirnya Sistem Pemerintahan Baru,Pertumbuhan Pusat Ekonomi,Pertukaran Pengetahuan.