MATERI KELAS 8 Tentang " Potensi Sumber Daya Alam Di Indonesia"

         Identitas 

 - Mata Pelajaran           : Ilmu Pengetahuan Sosial 

 - Fase/Kelas                    : Fase D / Kelas 8 A

 - Pertemuan                   : ke 4 dari Tema 1

    -     Materi                           : Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

- Guru Pengampu           :  Dimas Syamsi Pratama, S.Pd.

- Waktu Pembelajaran  : Jumat 25 Juli  2025

 

CP. 

Pada akhir kelas 8, Peserta didik memahami keberagaman kondisi geografis Indonesia, konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan dan pelestarian potensi sumber daya alam, faktor aktivitas manusia terhadap perubahan iklim dan potensi bencana alam.

 Tujuan Pembelajaran : 

Peserta didik mampu menjelaskan keragaman Sosial Budaya di Masyarakat, mampu mengidentifikasikan pemanfaaatan sumber daya alam di Indonesia 

Assalamualaikum wr. wb

Pada Pertemuan sebelumnya kita sudah membahas Keragaman Budaya di Indonesia. Tak hanya memengaruhi keragaman alam, proses geografis juga memengaruhi keragaman sosial budaya di Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan puluhan ribu pulau, masyarakat Indonesia terdiri dari beragam suku, bahasa, agama, dan adat istiadat. Perbedaan ini menjadi potensi besar dalam membentuk identitas nasional kita yang beragam dan unik. Selanjutnya kita akan membahas tentang Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Indonesia

Materi

Pemanfaaatan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam dapat dipahami sebagai seluruh potensi alam yang ada bumi, baik berbentuk benda mati maupun makhluk hidup, yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam dapat dibedakan berdasarkan sifat dan habitatnya. Berdasarkan sifatnya, terbagi atas sumber daya alam terbarukan (renewable resources) dan sumber daya alam tidak terbarukan (unrenewable resources). Berdasarkan habitatnya terbagi atas sumber daya alam teretris dan sumber daya alam akuatik.

Pengelompokkan Sumber daya alam di Indonesia dibedakan menjadi 3 yaitu :

-          Sumber daya Hutan

Berdasarkan fungsi pokoknya, hutan di Indonesia dapat dikelompokkan atas hutan konservasi dengan luas sekitar 22.088.573,40 hektare, hutan lindung dengan luas sekitar 29.578.158,29 hektare, dan hutan produksi dengan luas sekitar 68.828.970,27 hektare. Selain ketiga jenis hutan tersebut, sebagai negara kepulauan yang beriklim tropis Indonesia juga memiliki beberapa jenis hutan lainnya sebagai berikut.

      Hutan hujan tropis, berada di kawasan beriklim basah. Contoh tumbuhannya adalah rotan, anggrek, dan beberapa jenis tumbuhan liana.

      Hutan bakau, ditemukan di sepanjang pantai landai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Jenis pohonnya, antara lain bakau, tancang, nyirih, api-api, dan perepat.

      Hutan pantai, ditemukan disepanjang pantai yang curam dan sempit dengan laut berombak besar. Banyak ditemukan pohon epifit, anggrek, dan paku-pakuan.

      Hutan rawa, ditemukan pada kawasan datar yang digenangi air tawar dan kaya akan unsur hara. Jenis-jenis pohonnya, antara lain ramin, geronggang, pulai, dan meranti jawa.

      Hutan musim, dikelompokkan atas hutan musim kawasan rendah dan hutan musim kawasan tinggi. 

-          Sumber daya Tambang’

Menurut BPS Indonesia, pertambangan adalah suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, baik secara mekanis maupun manual, pada permukaan bumi, di bawah permukaan bumi, dan di bawah permukaan air. Undang-undang nomor 11 tahun 1967 menggolongkan sumber daya alam tambang di Indonesia menjadi tiga golongan, yaitu golongan A (strategis), B (vital), dan C (Industri). Perbedaannya terletak pada penggunaannya.

Golongan A: Digunakan untuk pertahanan dan keamanan negara, contohnya minyak bumi dan gas bumi.

Golongan B: Digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup banyak orang, contohnya emas, perak, dan tembaga.

Golongan C: Digunakan untuk industri dan secara tidak langsung mempengaruhi kebutuhan hidup banyak orang, contohnya pasir dan batu kapur.

 

-          Sumber Daya Alam Kemaritiman

Berdasarkan laporan kinerja Kemenko tahun 2018, laut Indonesia menyimpan 37% spesies sumber daya hayati dunia, 17,95% terumbu karang dunia, dan 30% hutan bakau dan padang lamun. Keberperan Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati laut dunia sangatlah signifikan.

Pemanfaatan Sumber Daya Alam

Dengan populasi manusia yang terus meningkat, kebutuhan konsumsi pun ikut meningkat. Hal ini menyebabkan eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan. Oleh karena itu, dalam pemanfaatan lingkungan, perlu diperhatikan kelestarian lingkungan agar dampak negatif dapat diminimalkan. Kegiatan eksploitasi harus mengikuti aturan yang ada, seperti tahapan prospeksi, eksplorasi, eksploitasi, dan pengolahan. 

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia membutuhkan sumber daya alam sebagai alat pemenuhan kebutuhan. Ketersediaan sumber daya alam menjadi masalah ketika kebutuhan manusia tidak terbatas yang dapat menyebabkan terjadinya eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam. 

Agar hal tersebut tidak terjadi, kita perlu memanfaatkan sumber daya alam dengan menjaga kelestarian lingkungan hidup sehingga sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan. Menurut UU RI No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan berdasarkan asas tanggung jawab negara, kelestarian dan keberlanjutan, keserasian dan keseimbangan, keterpaduan, manfaat, kehati-hatian, keadilan, ekoregion, keanekaragaman hayati, pencemar membayar, partisipatif, kearifan lokal, tata kelola pemerintahan yang baik, serta otonom daerah 


Refleksi Soal

1. Sebutkan pengelompokkan Sumber Daya Alam di Indonesia ?

2. Salah satu hasil dari Sumber Daya Hutan Hujan Tropis di Indonesia ?

3. Sebutkan jenis - jenis dari Sumber Daya Tambang di Indonesia ?

4. Analislah menurutmu bagaimana Pemanfaatan Sumber daya Alam di Indonesia ?


Sumber

https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-1017578715/rangkuman-ips-kelas-8-bab-12-pemanfaatan-sumber-daya-alam-kurikulum-merdeka?page=all. 

Berikut Materi dalam Bentuk Powerpoint


 

      - Mata Pelajaran           : Ilmu Pengetahuan Sosial 

      - Fase/Kelas                  : Fase D / Kelas 8 A

      - Pertemuan                  : ke 4 dari Tema 1

    -         Materi                          : Proses Geografis Memengaruhi Keberagaman Sosial Budaya Indonesia

      - Guru Pengampu        :  Dimas Syamsi Pratama, S.Pd.

      - Waktu Pembelajaran : Jumat 25 Juli  2025


CP. 

Pada akhir kelas 8, Peserta didik memahami keberagaman kondisi geografis Indonesia, konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan dan pelestarian potensi sumber daya alam, faktor aktivitas manusia terhadap perubahan iklim dan potensi bencana alam.

 Tujuan Pembelajaran : 

Peserta didik mampu menjelaskan keragaman Sosial Budaya di Masyarakat, mampu menganalisis pengaruhi factor geografis yang mempengaruhi keragaman sosial budaya dan mengidentifikasikan jenis keragaman sosial budaya


Pada Pertemuan sebelumnya kita sudah membahas Keragaman alam Indonesia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia dengan luas negara 8.300.000 km2Berdasarkan letak garis lintang dan garis bujur, Indonesia berada pada 6° LU–11° LS dan 94° BT–141°BT. Hal tersebut menimbulkan perbedaan waktu di wilayah-wilayah di Indonesia, seperti WIB, WITA, dan WIT.  Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di antara dua samudera dan dua benua yang besar, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia serta Benua Asia dan Benua Australia. Selanjutnya pada pertemuan kali ini kita akan membahas Keragaman Sosial Budaya.


Materi 

KERAGAMAN SOSIAL DAN BUDAYA


A.    Proses Geografis dan Keragaman Sosial Budaya

Tak hanya memengaruhi keragaman alam, proses geografis juga memengaruhi keragaman sosial budaya di Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan puluhan ribu pulau, masyarakat Indonesia terdiri dari beragam suku, bahasa, agama, dan adat istiadat. Perbedaan ini menjadi potensi besar dalam membentuk identitas nasional kita yang beragam dan unik.

Proses geografis juga memengaruhi pola migrasi dan interaksi antar masyarakat di Indonesia. Misalnya, budaya di pulau Sumatera akan memiliki perbedaan dengan budaya di pulau Jawa atau Papua. Selain itu, pengaruh bangsa asing yang datang melalui jalur perdagangan nusantara juga memberikan kontribusi pada keberagaman sosial budaya kita.

Keragaman budaya di Indonesia dipengaruhi oleh faktor geografis seperti isolasi geografis, kondisi iklim, dan letak geografis.

a. Isolasi Geografis

Indonesia adalah negara kepulauan.Lautan yang menjadi isolasi alam antar kelompok tersebut. Keterbatasan teknologi di bidang nautika perkapalan menyebabkan mereka tidak dapat bertemu atau berpindah dari satu pulau ke pulau lain.

b. Iklim

Indonesia diwarnai oleh mikro iklim yang beragam. Dalam sebuah ruang wilayah yang sempit, perbedaan ketinggian tempat dapat menghasilkan perbedaan suhu yang signifikan. Masyarakat pesisir Pantai Utara Jawa yang bermata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan bermata pencaharian sebagai petani.

Keragaman budaya dipengaruhi oleh lingkungan fisik. Manusia sebagai individu adalah kesehatan jiwa, raga dan kegiatan atau perilaku pribadi itu sendiri. Budaya Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu - Buddha, Islam, dan Eropa ( Koentjaraningrat,1985). 


Sumber

https://www.kherysuryawan.id/2023/08/rangkuman-materi-ips-kelas-8-tema-1.html. 

https://pontianak.tribunnews.com/2024/01/15/materi-ips-kelas-8-smp-semester-2-tema-1-kondisi-geografis-dan-pelestarian-sumber-daya-alam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI KELAS 8 Tentang " Kehidupan Ekonomi Indonesia pada Awal Kemerdekaan dan Masa Demokrasi Liberal"

MATERI KELAS 7 "Tentang Jenis - Jenis Kebutuhan Hidup Manusia "

MATERI KELAS 8 Tentang " PENGARUH IKLIM DAN CUACA BAGI KEHIDUPAN "