MATERI KELAS 9. KD.3.4. Indonesia dari Masa Kemerdekaan Hingga Masa Reformasi
Identitas
- Hari/Tanggal : Selasa 23 April 2024
- Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
- Fase/Kelas : Kelas 9 ( C ) ke 15
- Materi Pokok : Demokrasi Parlementer ( 1945 - 1950 ) dan Masa Demokrasi Terpimpin ( 1950 - 1959 ).
- Sub Materi : Demokrasi Parlementer ( 1945 - 1950 ) dan Masa Demokrasi Terpimpin ( 1950 - 1959 ).
- Guru Pengampu : Dimas Syamsi Pratama, S.Pd.
- Waktu Pembelajaran : 2x40 menit
- KD / CP : Indonesia dari Masa Kemerdekaan Hingga Masa Reformasi
- Tujuan :
Peserta didik diharapkan mampu memahami, menganalisi, mengamati materi tentang Masa Demokrasi Parlementer ( 1945 - 1950 ) dan Masa Demokrasi Terpimpin ( 1950 - 1959 ).
Materi Pembelajaran
Di Pertemuan kemarin kita telah membahas materi Upaya Mempertahankan Kemerdekaan dengan Perjuangan Diplomasi. Perjuangan melalui jalur diplomasi ini dilakukan melalui berbagai perundingan terutama dengan Belanda. Tujuan perundingan ini hanya satu supaya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sebagai sebuah negara yang merdeka dan mempunyai kedudukan yang sama dengan negara lainnya yang sudah terlebih dahulu meredeka.
Selanjutnya, di Pertemuan kali ini kita akan. membahas materi Demokrasi Parlementer ( 1945 - 1950 ) dan Masa Demokrasi Terpimpin ( 1950 - 1959 ).
Demokrasi Parlementer ( 1945 - 1950 ) dan Masa Demokrasi Terpimpin ( 1950 - 1959 ).
· Masa Demokrasi Parlementer (1950-1959)
A. Perkembangan Politik
Kabinet yang disusun pada masa tergantung perimbangan kekuatan kepartaian dalam perlemen. Ada 10 partai yang diakui dan ikut campur dalam sistem pemerintahan sehingga terjadi persaingan antar partai dimana anggota partai lebih memilih untuk mengutamakan kepentingan golongan daripada kepentingan nasional. Pada sistem demokrasi Parlementer ini terjadi 7 kali pergantian kabinet. Untuk pertama kalinya Indonesia mengadakan pemilu pada tahun 1955 diikuti oleh 39 juta masyarakat Indonesia. Pemilu yang begitu demokratis, tetap diikuti gangguan keamanan yang membuat kondisi politik Indonesia tidak stabil.
Gangguan keamanan yang terjadi adalah:
· Pemberontakan APRA (Angkatan Perang Ratu Adil)
· Pemberontakan RMS (Republik Maluku Selatan)
· Pemberontakan Andi Azis
· Pemberontakan PRRI dan Permesta.
Walaupun mengalami gangguan politik, tetapi Indonesia turut serta dalam proses perdamaian dunia dengan berhasil menyelenggarakan:
· Konferensi Asia Afrika
·
Deklarasi
Djuanda
B. Perkembangan Ekonomi
Di masa itu, Indonesia juga mengalami masalah ekonomi jangka pendek dan jangka panjang. Beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, adalah:
· Gunting Syafruddin
· Sistem Gerakan Banteng
· Nasionalisasi Perusahaan Asing
· Finansial Ekonomi
· Rencana Pembangunan Lima Tahun
1. Kehidupan Masyarakat Indonesia
Dimana masa kehidupan sosial masyarakat Indonesia penuh dengan gejolak politik dan ekonomi. Terjadi berbagai macam gangguan keamanan hingga meningkatnya jumlah kemiskinan serta pengangguran. Pada bidang pendidikan terjadi pengalihan pendidikan dari pemerintah Belanda kepada Pemerintah RIS.
Lalu disusun suatu konsepsi pendidikan yang menitikberatkan pada spesialisasi khususnya bidang teknik agar Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dari negara lain. Di bidang kesenian, masa demokrasi parlementer berhasil melahirkan berbagai organisasi seni seperti, PI, GPI sampai berdirinya Akademi Seni Rupa Indonesia di Yogyakarta.
Masa Demokrasi Terpimpin (1959-1965)
A. Sistem Politik
Di masa ini, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan dimana semua keputusan berasal dari pemerintah pusat (dari kepala negara). Soekarno mengeluarkan dekrit Presiden 5 Juli 1959. Di masa ini terjadi penyimpangan terhadap UUD 1945 dimana Presiden memiliki wewenang di dalam pembubaran DPR, menunjuk serta mengangkat anggota MPRS, sampai mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup.
Pada politik luar negeri ada penyimpangan dimana Indonesia banyak bekerjasama dengan negara-negara komunis yaitu Uni Soviet, China, Vietnam, Kamboja hingga Korea Utara. Terjadi pula peristiwa paling bersejarah yaitu Peristiwa G 30S/PKI 1965 yang mengakibatkan terbunuhnya 5 jenderal dan 1 perwira dimana jenazahnya dimasukkan ke dalam sumur di sekitaran Lubang Buaya.
B. Perkembangan Ekonomi
Dalam masa ini, Presiden Soekarno melakukan sistem ekonomi terpimpin dimana beliau mengatur perekonomian negara dan mengambil langkah-langkah yaitu:
· Pembentukan Dewan Perancang Nasional
· Devaluasi mata uang rupiah
·
Deklarasi
Ekonomi
C. Perkembangan Kehidupan Masyarakat
Di kehidupan sosial terjadi persaingan kekuatan politik. Paham Nasakom menguntungkan PKI dan membuat kedudukannya kuat. PKI mencoba untuk memasuki berbagai aspek kehidupan masyarakat mulai dari bidang pendidikan, sosial, hingga kesenian yang di Indonesia.
Sumber Refrensi
https://temanggung.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-2616384575/rangkuman-ips-kelas-9-bab-4-indonesia-dari-masa-kemerdekaan-hingga-masa-reformasi-lengkap-serta-ringkas?page=all
Komentar
Posting Komentar