MATERI KELAS 9. KD.3.3. Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat.
Identitas
- Hari/Tanggal : Rabu, 31 Januari 2024
- Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
- Fase/Kelas : Kelas 9 ( C ) ke 4
- Materi Pokok : Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
- Sub Materi : Konsep Ekonomi Kreatif
- Guru Pengampu : Dimas Syamsi Pratama, S.Pd.
- Waktu Pembelajaran : 2x40 menit
- KD / CP :Ketergantungan Antarruang dan Pengaruhnya terhadap Kesejahteraan Masyarakat
- Tujuan :
Peserta didik diharapkan mampu memahami, menganalisi, mengamati materi tentang Konsep Ekonomi Kreatif
Materi Pembelajaran
Di
Pertemuan kemarin kita telah membahas materi mengenai Manfaat dan Hambatan Perdagangan Internasional. Perdagangan Internasional pastinya akan memberi Manfaat bagi para pelaku perdagangan tersebut, Salah satu manfaat nya adalah dapat membentuk hubungan persahabatan antarnegara, dapat meningkatkan kemakmuran negara dan pastinya akan mengurangi pengangguran di suatu negara. Selain manfaat, Perdagangan Internasional juga ada Hambatannya yaitu Nilai tukar yang berbeda, Konflik suatu negara dan Kualitas SDM yang masih rendah.
Selanjutnya, di Pertemuan kali ini kita akan membahas materi Konsep Ekonomi Kreatif. Silahkan kalian Pahami dan dipelajari.
" Konsep Ekonomi Kreatif "
Konsep Ekonomi Kreatif
1. Pengertian dan Konsep Ekonomi Kreatif
Perkembangan zaman membuat konsep ekonomi menjadi semakin berkembang, sehingga sudah banyak orang yang mulai melakukan kegiatan ekonomi. Saat ini, di era globalisasi konsep ekonomi memang tak bisa dilepaskan dari ide-ide yang out of the box atau dikenal dengan ide-ide kreatif. Betul sekali, lebih tepatnya konsep ekonomi yang berkembang di era globalisasi ini sering disebut dengan istilah “ekonomi kreatif” . Berbicara tentang konsep ekonomi kreatif ini memang belum lama hangat diperbincangkan terutama di Indonesia. Ekonomi kreatif mulai dikenal di Indonesia ketika pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono atau lebih tepatnya pada tahun 2004.
Menurut United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), ekonomi kreatif merupakan konsep ekonomi yang berkembang berdasarkan pada aset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Ekonomi kreatif tercantum di dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi Kreatif. Di dalam UU tersebut, ekonomi kreatif adalah perwujudan nilai tambah dari kekayaan intelektual yang bersumber dari kreativitas manusia yang berbasis warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan/atau teknologi.
Berdasarkan pengertian ekonomi kreatif yang berasal dari UU No 24 Tahun 2019, maka bisa dikatakan bahwa ekonomi kreatif tidak bisa dilepaskan dari warisan budaya, ilmu pengetahuan, dan teknologi. John Howkin mengatakan bahwa ekonomi kreatif adalah sebuah konsep yang digunakan untuk mengembangkan ekonomi yang berkelanjutan melalui daya kreativitas yang dimiliki oleh setiap individu. Beliau juga menambahkan bahwa kreativitas setiap individu menjadi modal utama dalam menjalankan ekonomi kreatif terutama dalam menciptakan sesuatu.
Ciri-Ciri Ekonomi Kreatif
1. Bersumber dari Kreativitas Individu
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya jika ekonomi kreatif berasal dari ide-ide kreatif yang dimiliki oleh setiap individu. Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa perkembangan ekonomi kreatif sangat bergantung kepada ide-ide kreatif dan inovasi dari sumber daya manusia.
2. Bisa Didistribusikan Secara Langsung dan Tidak Langsung
Perusahaan yang bergerak dalam ekonomi kreatif bisa mendistribusikan suatu produk secara langsung atau tidak langsung, sehingga produk yang didistribusikan dapat sampai kepada konsumen dengan baik. Selain itu, proses distribusi ini juga disesuaikan dengan jenis usaha yang sedang dijalankan.
3. Bisa Diganti atau Diubah dengan Mudah
Suatu produk yang dihasilkan dari usaha ekonomi kreatif akan mudah diganti dan diubah menuruti keinginan konsumen. Fleksibilitas dalam pembuatan produk ini bisa meningkatkan kenyamanan pada konsumen karena merasa kebutuhan atau keinginannya dapat dipenuhi oleh sebuah perusahaan.
4. Tidak Ada Batasan
Ide-ide kreatif dan inovatif akan selalu ada dan tidak ada matinya, hanya saja tergantung dari kita ingin mengasah ide-ide kreatif atau tidak. Oleh karena itu, dalam mengembangkan ekonomi kreatif tidak ada batasannya, sehingga bisa menciptakan suatu produk yang istimewa.
5. Bisa Mengikuti Tren dengan Mudah
Salah satu kelebihan dari ekonomi kreatif adalah bisa mengikuti tren dengan mudah. Dengan kata lain, suatu produk yang ingin diciptakan sangat fleksibel karena bisa berubah-ubah, sehingga akan ada banyak konsumen yang ingin membeli produk yang sedang tren.
6. Memerlukan Kerja Sama
Dalam memajukan atau mengembangkan ekonomi kreatif sangat dibutuhkan kerja sama agar usaha yang dibangun menjadi maksimal. Hal ini dikarenakan dengan bekerja sama akan ada banyak ide-ide kreatif yang muncul, sehingga produk yang dihasilkan akan selalu menarik perhatian konsumen.
7. Memiliki Nilai Budaya
Ekonomi kreatif mempunyai nilai-nilai budaya, beberapa usaha kreatif yang mengandung nilai-nilai budaya, seperti usaha batik, usaha kerajinan tangan, usaha film, dan lain-lain. Oleh karena itu, produk-produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai-nilai budaya bisa di ekspor.
Manfaat Ekonomi Kreatif
Adanya ekonomi kreatif ternyata memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
1. Mengasah ide-ide kreatif yang sudah dimiliki
oleh setiap individu
2. Menciptakan lapangan pekerjaan baru, sehingga angka pengangguran berkurang
3. Membangun kompetisi usaha yang lebih sehat
4. Menciptakan profesi-profesi baru yang sebelumnya tak pernah terpikirkan
5. Mempercepat inovasi produk dalam berbagai jenis bidang
Contoh Ekonomi Kreatif
Bagi kamu yang ingin terjun ke dalam ekonomi kreatif, tetapi belum tahu usaha apa yang akan dibangun, maka kamu bisa melihat beberapa contoh ekonomi kreatif dari berbagai jenis usaha.
1. Kerajinan Tangan
Indonesia sangat dikenal dengan keberagaman budayanya, sehingga akan ada banyak jenis kerajinan tangan yang menjadi ciri khas dari suatu daerah. Maka dari itu, tak sedikit orang yang memiliki profesi membuat kerajinan tangan dan menjualnya. Kerajinan tangan yang dibuat dengan cara tradisional akan menambah nilai budaya dan kualitas dari kerajinan tangan tersebut, sehingga nilai jual kerajinan tangan menjadi bertambah.
Oleh sebab itu, agar kerajinan tangan Indonesia semakin maju dan berkembang serta semakin dikenal oleh wisatawan luar negeri, maka dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kreativitas yang cukup tinggi, sehingga bisa membuat kerajinan yang semakin berkualitas. Bahkan, kerajinan tangan yang diciptakan bisa bersaing dengan produk-produk luar negeri.
2. Desain
Berbicara tentang desain memang tak bisa dilepaskan dari ide kreatif dan pengetahuan dari manusia itu sendiri. Ide kreatif dan pengetahuan tentang desain ini didapatkan dari berbagai macam hal. Ekonomi kreatif dalam bidang usaha desain bisa dibilang sangat luas, mulai dari mendesain interior, desain grafis, desain suatu produk, dan sebagainya. Bahkan desain yang kamu buat tak menutup kemungkinan bisa terjual di luar negeri.
3. Musik
Sudah bukan hal asing lagi, jika para musisi pasti mempunyai ide kreatif dan inovatif, sehingga bisa menghasilkan musik-musik yang nyaman untuk didengar. Ide kreatif yang dimiliki oleh musisi bukan hanya sebatas menciptakan musik atau lagu saja, tetapi juga ide kreatif itu digunakan untuk memikirkan cara agar lagu yang diciptakan dapat didengar oleh masyarakat luas. Semakin banyak orang mendengar musik atau lagu yang kamu ciptakan menandakan bahwa musik yang diciptakan sangat bagus.
4. Fashion
Dalam dunia fashion, tren pakaian selalu mengikuti zaman, sehingga selalu muncul tren yang baru. Semakin banyak tren pakaian, maka semakin banyak juga pilihan produk-produk fashion yang cocok dengan diri kita. Usaha fashion bisa dijadikan sebagai usaha ekonomi kreatif, mengapa begitu? Karena dalam membuat produk fashion dibutuhkan ide-ide kreatif dari seorang desainer agar tidak kalah bersaing dengan desainer lainnya. Selain itu, Indonesia sudah memiliki produk fashion yang sudah dikenal oleh masyarakat dunia, yaitu batik, sehingga usaha ini sangat cocok dengan ekonomi kreatif.
5. Game atau Aplikasi
Perkembangan teknologi bisa menciptakan game atau aplikasi. Dalam membuat atau menciptakan sebuah game atau aplikasi dibutuhkan kemampuan individu terutama dalam bidang teknologi, ide kreatif, dan pengetahuan tentang teknologi. Terlebih lagi usaha untuk membuat game atau aplikasi cukup menjanjikan karena sudah banyak anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang memainkan sebuah game.
6. Film, Fotografi, danVideo
Bagi seseorang yang bekerja di bidang film, fotografi, dan video pasti membutuhkan ide-ide kreatif agar setiap karya yang dibuatnya selalu update dan berbeda dari karya-karya pada umumnya. Apabila dalam membuat film, fotografi, dan video tidak memakai ide-ide kreatif, maka karya yang dihasilkan akan monoton, bahkan akan ada yang beranggapan bahwa karya-karya tersebut terlihat biasa saja.
Jika membuat film, fotografi, dan video menggunakan konsep ekonomi kreatif, maka bisa menghasilkan karya yang baik dan disukai oleh banyak orang, sehingga bisa ikut serta dalam mengembangkan ekonomi.
Latihan Soal
1. Jelaskan Menurut pendapatmu apa itu Ekonomi Kreatif ?
2. Sebutkan Ciri - ciri dari Ekonomi Kreatif ?
3. Menurutmu di era globalisasi saat ini, mengapa konsep dari ekonomi kreatif itu penting ?
4. Sebutkan Contoh hasil dari Ekonomi Kreatif yang ada di sekitarmu minimal 3 ?
Sumber Refrensi
https://www.gramedia.com/literasi/ekonomi-kreatif/
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwixpcTOoIWEAxWyT2wGHU_OCE4QFnoECA8QAQ&url=https%3A%2F%2Fdisparpora.ngawikab.go.id%2Fpengertian-ekonomi-kreatif-ciri-ciri-jenis-dan-manfaatnya-bagi-negara-indonesia%2F&usg=AOvVaw3AiHPGpbkDyGnjp9F_WvBU&opi=89978449
Komentar
Posting Komentar